Investasi

Salah satu hal terpenting dalam mengelola keuangan pribadi adalah investasi. Kegiatan investasi merupakan bentuk penanaman modal atau dana dengan harapan mendapat keuntungan atau imbal hasil dimasa depan.

Tujuannya bervariasi, ada yang dimaksudkan untuk menambah penghasilan, melindungi aset dari inflasi, menambah kekayaan hingga mencapai target finansial tertentu.

Saham

Saham adalah tanda bukti kepemilikan perusahaan. Dengan membeli atau memiliki saham, kamu secara otomatis menjadi pemilik perusahaan. Misalnya pemilik PT Telkom Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Sido Muncul Tbk, PT Aneka Tambang dan sebagainya.

Ada 2 jenis keuntungan yang akan diperoleh investor saham, yaitu capital gain dan dividen.

reksadana

Reksadana adalah wadah kumpulan berbagai jenis instrumen investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi. Jenis investasi ini sangat cocok untuk pemula karena telah dikelola oleh pihak profesional.

Tujuan investasi reksadana umumnya untuk menjaga nilai aset dari inflasi dan memberikan imbal hasil dalam jangka panjang.

obligasi

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh korporasi atau negara. Obligasi umumnya lebih dipilih bagi investor konservatif karena memberikan imbal hasil yang menarik dan juga aman khususnya produk SBN.

Obligasi akan memberikan kupon (bunga/imbal hasil) setiap bulan. Saat obligasi jatuh tempo, seluruh uang pokok akan dikembalikan kepada investor.

Emas

Produk logam mulia ini memiliki fungsi utama melindungi aset dari inflasi. Emas termasuk pilihan favorit semua orang karena sangat likuid dan memiliki risiko sangat rendah.

Saat ini sudah tersedia berbagai jenis investasi emas, mulai dari perhiasan, batangan, emas digital hingga saham perusahaan emas.

deposito

Deposito merupakan produk tabungan berjangka yang pencairannya dengan ketentuan tertentu. Biasanya bunga atau imbal hasil deposito mengikuti ketentuan suku bunga simpanan.

Umumnya deposito dipilih karena produk yang sangat aman, namun tetap memberikan keuntungan meskipun kecil.

p2p lending

Peer to peer lending atau p2p lending adalah perjanjian pinjam-meminjam secara elektronik. Ada 3 pihak utama yang terlibat dalam skema ini, yaitu mediator (platform), lender (pemberi pinjaman), dan borrower (penerima pinjaman).

Cara kerjanya cukup sederhana, lender akan menerima keuntungan karena telah meminjamkan sejumlah dana ke borrower. Jenis akad yang digunakan dalam perjanjian ini adalah konvensional dan syariah.

Properti

Investasi dalam bentuk fisik ini membutuhkan modal yang cukup besar. Namun, dalam jangka panjang akan memberikan imbal hasil yang cukup tinggi, terlebih lagi jika memilih properti di lokasi strategis.

Properti dapat berupa tanah, rumah, apartemen, ruko, ataupun jenis bangunan lainnya.