Fraksi Harga Saham : Contoh Penerapan dan Manfaatnya

Menurut KBBI, fraksi yaitu bagian kecil atau pecahan. Dapat disimpulkan bahwa fraksi harga saham adalah perubahan harga terkecil (minimum) pada saham. 

Harga saham bervariasi mulai dari Rp 50 sampai puluhan ribu per lembarnya. Harga saham berubah (naik dan turun) dari waktu ke waktu. Perubahan naik-turun saham berbeda-beda, ada perubahan harga kelipatan Rp 1, kelipatan Rp 10, bahkan ada pula kelipatan Rp 25. 

Berdasarkan aturan Bursa Efek Indonesia, perubahan harga saham dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelipatan Rp 1, Rp 2, Rp 5, Rp 10, Rp 25. Inilah yang dikenal sebagai fraksi harga saham.

Salah satu fungsi fraksi harga bagi investor agar saat melakukan order jual atau beli saham pada aplikasi trading tidak sembarangan memasang harga.

Pengertian Fraksi Harga Saham

Pengertian ini berdasarkan Bursa Efek Indonesia.

Apa itu Fraksi Harga Saham?

Satuan perubahan harga yang digunakan dalam melakukan penawaran jual atau permintaan beli saham. fraksi harga saham

Seperti yang telah disebutkan pada tabel diatas, terdapat 5 satuan perubahan harga saham yang dikelompokkan berdasarkan harga saham itu sendiri.

Contoh Pada Saham

Contoh 1

Saham ABCD,- harga Rp 350 per lembar.

Maka saham ABCD masuk ke kelompok ke-2 dengan fraksi harga Rp 2. Artinya, saham ABCD akan naik dan turun dengan kelipatan Rp 2.

Jika naik : Rp 350 -> Rp 352 -> Rp 354 -> Rp 356 -> Rp 358 dst

Jika turun : Rp 350 -> Rp 348 -> Rp 346 -> Rp 344 -> Rp 342 dst

Contoh 2
Saham IJKL,- harga Rp 4.980 per lembar.

Maka saham IJKL masuk ke kelompok ke-4 dengan fraksi harga Rp 10. Artinya, saham IJKL akan naik dan turun dengan kelipatan Rp 10.

Jika naik : Rp 4.980 -> Rp 4.990 -> Rp 5.000 -> Rp 5.025 -> Rp 5.050 dst.

Contoh yang ini sedikit berbeda, Saham IJKL pada awalnya punya fraksi harga Rp 10, namun setelah menyentuh harga Rp 5.000, maka saham IJKL akan masuk ke kelompok ke 5 dengan fraksi harga Rp 25.

Sehingga sangat memungkinkan sebuah saham berpindah fraksi harga,- ke fraksi bawah atau ke fraksi atas. Sepanjang memenuhi persyaratan harga saham.

Jika turun : Rp 4.980 -> Rp 4.970 -> Rp 4.960 -> Rp 4.950 -> Rp 4.940 dan seterusnya.

Penerapan Fraksi Dalam Transaksi Saham

Mungkin di awal membaca ini, kamu cukup kesulitan menghafal fraksi harga. Tetapi jangan khawatir karena aplikasi trading saham sudah menyesuaikan dengan aturan fraksi ini.

Saat melakukan order pembelian atau penjualan saham, sistem secara otomatis akan menggunakan aturan fraksi harga.

Contoh pada gambar dibawah ini. Gambar ini adalah form pemesanan beli saham Sido Muncul. Harga Rp 955 per lembar, fraksi Rp 5.

Panah merah menunjukkan pemasangan harga saham yang ingin kita beli. Jika mengklik tombol + atau – , perubahan harganya akan kelipatan Rp 5.

Penerapan fraksi harga saham dalam transaksi

Fungsi Fraksi Harga Saham

Setidaknya ada 3 fungsi dari fraksi harga ini, yaitu :

1. Menjaga Stabilitas Harga

Bayangkan, jika tidak ada fraksi maka pergerakan harga saham akan kacau-balau. Misalkan, harga saham bergerak naik dan turun sesuka hati, terkadang Rp 1, terkadang Rp 10, atau bahkan Rp 25. Waduh, bahaya sekali untuk pasar saham. Investor pasti pusing melihat perubahan harganya.

Atau jika kejadiannya seperti ini,- saham yang harganya Rp 100, tapi fraksinya Rp 25. Empat kali turun, harga saham bisa jadi Rp 0 dong. Rp 100 -> Rp 75 -> Rp 50 -> Rp 25 -> Rp 0. Ini hanya sekedar contoh, meskipun sebenarnya tidak mungkin terjadi karena batas bawah harga saham adalah Rp 50.

Stabilitas harga pun tercipta dengan adanya fraksi ini. Jika harga saham ABCD Rp 100 per lembarnya dengan fraksi Rp 1,- masih wajar. Harga saham naik dan turun secara pelan dan bertahap sehingga investor memiliki kesempatan untuk melakukan transaksi.

2. Melindungi Investor Ritel

Pelaku di pasar saham beragam, ada yang berasal dari perorangan (individu) dan lembaga (institusi). Investor individu (perorangan) = investor ritel. 

Yang namanya perorangan, pasti modal yang digunakan untuk bertransaksi saham tidak sebesar modal milik institusi, bukan? Bahkan, investor ritel modal minim dengan Rp 100.000 pun ada.

Dengan adanya fraksi ini, perubahan harga saham akan bergerak pelan dan bertahap sehingga memberikan kesempatan kepada setiap pelaku pasar khususnya investor ritel untuk ikut bertransaksi.

3. Meningkatkan Likuiditas Saham

Tidak semua saham memiliki peminat yang tinggi. Ada saham yang penjual dan pembelinya hanya sedikit, sebaliknya ada pula yang tinggi.

Semakin aktif ditransaksikan dengan ditunjukkan besarnya jumlah penjual dan pembeli, maka saham itu akan semakin likuid.

Fraksi harga akan meningkatkan likuiditas sebuah saham. 

Misalkan saham Sido Muncul dibawah ini, harga Rp 955, fraksi Rp 5. Perhatikan kotak kiri (pembeli) dan kotak kanan (penjual), setiap keliatan harga Rp 5 terdapat pembeli dan penjual. Artinya banyak peminat atas saham Sido Muncul ini.

fraksi harga saham meningkatkan likuiditas

Jadi, begitulah penjelasan tentang fraksi harga saham. Jika tertarik belajar saham lebih jauh dapat membaca di halaman saham. Kamu juga bisa meninggalkan komentar atau pertanyaan. Ataupun dapat mengirimkan sapaan secara khusus kepada admin melalui kontak.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here